Artikel

Manfaat dan Jenis Imunisasi

25 Juli 2024 12:59:20  TETI FITRIYANTI  167 Kali Dibaca 

Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “vaksin” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut. Vaksin adalah jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun dengan membentuk zat antibodi di dalam tubuh.

Tujuan pemberian imunisasi adalah membentuk kekebalan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit. Pemberian imunisasi pada bayi menjadi hal yang penting, sebab tubuh bayi memiliki tingkat imunitas yang rendah sehingga harus segera mendapatkan perlindungan dari infeksi penyakit menular.

Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yaitu di antaranya hepatitis B, poliomyelitis, tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus, pneumonia dan meningitis yang disebabkan oleh Hemophilus Influenza tipe B (HiB), serta campak.

Imunisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti Campak, Rubela, Difteri, Tetanus dan Kanker Leher Rahim.Yang mana penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit berbahaya, menular dan berat. Tak hanya itu, anak yang tidak diimunisasi juga lebih rentan terhadap masalah kesehatan lain seperti campak, diare, pneumonia, kebutaan, bahkan malnutrisi.

Bagaimana cara memasukkan vaksin, Vaksin dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan atau diminum (oral). Setelah vaksin masuk ke dalam tubuh, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi membentuk antibodi. Reaksi ini sama seperti jika tubuh kemasukan virus atau bakteri yang sesungguhnya.

Pemberian vaksin dapat disertai efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), antara lain demam ringan sampai tinggi, nyeri dan bengkak pada area bekas suntikan, dan agak rewel. Namun demikian, reaksi tersebut akan hilang dalam 3-4 hari.

beberapa jenis imunisasi dasar lengkap yang wajib diberikan kepada anak di antaranya:

  1. Polio : untuk mencegah penularan penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
  2. Hepatitis B : untuk mencegah penyakit hepatitis B.
  3. BCG : bertujuan mencegah penyakit TB (tuberkulosis) yang dapat berujung menjadi meningitis.

 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Peta Desa

 Pemerintah Desa

 Statistik

 Sinergi Program

 Komentar

 Media Sosial

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:129
    Kemarin:162
    Total Pengunjung:84.899
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.216.32
    Browser:Mozilla 5.0